Mengenal Apa itu Pop up: Definisi dan Cara Kerja Pop up

Iklan pop-up adalah salah satu elemen internet yang paling dikenal dan kontroversial di era digital yang penuh dengan iklan. Namun, apa sebenarnya tujuan dari iklan pop-up dan bagaimana mereka berfungsi?

Iklan pop up adalah message khusus yang ditampilkan kepada pengguna saat sedang menjelajah. Iklan pop up biasanya muncul di atas konten website.

Iklan pop up muncul tujuannya untuk menarik perhatian pengguna. Iklan ini sebagai alat pemasaran yang bisa berarti jika optimasinya benar, konversi bisa mencapai 40%

Bentuk dari iklan pop up adalah salah satu teknik periklanan yang populer.

Apa itu Pop up?

Pop up adalah tampilan berupa jendela kecil yang muncul dengan data tertentu di sebuah perangkat, seperti komputer, aplikasi, website, dan lainnya.

Sebuah pop-up menampilkan menu saat Anda klik kanan pada desktop untuk mengubah pengaturan.
Contoh pop up lainnya dapat ditemukan di web.

Pop-up yang muncul di web biasanya berisi pesan umum atau promosi tertentu. Pop-up juga sering terlihat di smartphone. Contohnya adalah notifikasi dari aplikasi chat yang muncul di lock screen atau layar kunci.

Macam-macam Iklan Pop up Berdasar Tampilannya

Pop up secara sederhana adalah iklan pop up kecil yang bisa cukup mengganggu karena gaya interface-nya yang dengan gaya antarmuka visual serupa.

Berikut macam-macam jenis iklan pop up:

1. Hello Board

Iklan pop up jenis ini akan menutup sebagian dari layar halaman website Anda. Bisa muncul dimanapun Anda memasangnya, tapi tidak menutup fungsi website.

Bahkan iklan jenis ini juga tidak menghalangi pendangan pengguna. Pengguna bisa dengan cepat menutup iklan pop up ini.

2. Page Stop

Termasuk jenis iklan pop up yang bisa diletakkan di tengah halaman dan menutupi sebagian besar layar halaman.

Pengunjung tidak bisa nge-skip halaman ini sampai mereka menunjukkan target iklannya, dan pengguna baru bisa menutupnya.

Page Stop bisa dibilang lebih menyebalkan daripada page stop. Meski begitu, page stop bisa berfungsi lebih efektif untuk menyampaikan pesan dan informasi karen pengguna dipaksa untuk menontonnya.

3. Bar Pop up

Bar pop up adalah iklan pop up berbentuk banner kecil di bagian atas atau bawah halaman. Biasanya berisi formulir pendaftaran singkat, countdown, kode promo, tombol panggilan (CTA), atau tautan social media.

4. Full Screen Pop up

Secara penuh ditampilkan di halaman website, tidak mungkin terlewatkan oleh pengunjung.

5. Slide-in Boxes

Seperti kotak pop-up, kotak geser sedikit lebih rahasia dan tidak mengganggu karena mereka “tergelincir” saat Anda menjelajah.

Mereka cocok untuk menyertakan formulir seperti kontak, feedback, atau pendaftaran.

Macam-macam Pop Berdasar Fungsinya

Iklan pop up memiliki beragam fungsi, bukan hanya sebagai announcement promosi atau diskon, ternyata fungsi iklan pop up bisa lebih dari itu!

1. Pop up Notifikasi

Iklan pop up juga dapat berfungsi untuk menampilkan notifikasi sistem agar diketahui oleh pengunjung Jenis iklan pop up ini akan membantu sakali bagi audiens untuk mendeteksi adanya aktivitas seru atau janggal pada sistem.

Jenis Pop Up ini menyampaikan status aplikasi yang terpasang pada perangkat selain menampilkan notifikasi kondisi sistem.

Notifikasi sistem smartphone contohnya menampilkan Pop Up jenis ini. Jendela pemberitahuan sistem ini menampilkan status sistem yang berbeda, termasuk perangkat yang aktif dan tidak aktif.

Baca juga: Tips Cepat Mendapatkan AdSense dan Monetisasi di Website Anda

2. Pop up Aplikasi

Jenis Pop Up ini menyampaikan status aplikasi yang terpasang pada perangkat selain menampilkan notifikasi kondisi sistem.

Notifikasi sistem smartphone contohnya menampilkan Pop Up jenis ini. Jendela pemberitahuan sistem ini menampilkan status sistem yang berbeda, termasuk perangkat yang aktif dan tidak aktif.

3. Pop up Pengaturan

Apa itu pengaturan yang muncul? Jenis Pop Up ini menawarkan berbagai pilihan pengaturan, termasuk akses ke fitur, instruksi tertentu, dan sebagainya.

4. Pop up Iklan

Jenis Pop Up iklan biasanya digunakan untuk mempromosikan barang atau jasa. Selain itu, Pop Up biasanya juga digunakan untuk mempromosikan acara tertentu.

Jenis Pop Up ini banyak digunakan karena dapat menarik perhatian pengguna.

Meskipun terkadang cukup mengganggu karena muncul secara mendadak atau menutupi konten yang ditampilkan, media promosi biasanya memiliki tombol untuk menutupnya.

Kenapa Kita Harus Menggunakan Iklan Pop up?

Iklan pop up bisa digunakan untuk meminta data pengguna untuk melakukan konversi. Seperti misalnya newsletter subscription, panggilan pesanan, dan mengisi aplikasi.

  • Menarik Perhatian Klien dan Meningkatkan Engagement

Sedikit persentasenya pengguna akan mengunjungi website. Mereka juga tidak akan membaca semua konten yang Anda buat.

Dengan iklan pop up, maka akan langsung menarik perhatian audiens dan memberikan informasi penting. Misalnya saat ketika ingin mempromosikan produk atau informasi diskon.

  • Meningkatkan Konversi

Anda dapat mengatur waktu kapan iklan pop up akan muncul, tampilan displaynya, dan seperti apa kontennya nantinya.

Contohnya saja untuk halaman produk, Anda dapat memberitahu audiens berapa lama tawaran tersebut akan berakhir.

Misalnya berakhir dalam 24 jam, diberikan informasi countdown pada iklan pop up, maka akan memberikan urgensi kepada audiens untuk segera menggunakan promo.

  • Segmentasikan Audiens

Misalnya saja dalam iklan pop up, pengguna menawarkan untuk segera berlangganan newsletter. Di waktu yang sama customer akan memperoleh kesempatan untuk memilih daftar mailing disertakan gambar produknya.

  • Meningkatkan User Experience

Anda dapat menawarkan pengguna relevan produk dan layanan, serta tawaran promosi.

Baca juga: Penjelasan apa itu Nameserver, Mengarahkan Pengunjung ke Alamat Website yang Tepat

5. Pop up Chat

Pop up chat, yang mirip dengan notifikasi, hanya muncul di aplikasi chat. Jenis pop up ini menampilkan pesan yang masuk dan memberi Anda opsi untuk membalas pesan dengan lebih mudah.

6. Pop up Menu

Pop up menu, yang menyediakan berbagai pilihan action untuk aplikasi. Pop up seperti ini dapat Anda temui saat Anda mengakses manajer file web hosting.

Ketika Anda klik kanan pada file, pop-up akan muncul dengan opsi untuk mengedit, mendownload, dan mengubah nama file.

7. Pop up Dialog Box

Terakhir, jangan lupa jenis Pop Up dialog box yang dapat menampilkan peringatan dan pemberitahuan penting. Jenis Pop Up ini menampilkan dialog dengan pilihan aksi.

Tujuan Penggunaan Pop up

Berikut beragam tujuan penggunaan iklan pop up:

1. Greeting

Iklan pop up bisa mendorong customer untuk membuat pembelian pertama mereka. Anda dapat tawarkan berbagai promosi kepada pengunjung, lalu mengirimkan notifikasi.

Tawarkan mereka untuk subscribe ke newsletter Anda agar tidak ketinggalan promosi dan berita menarik lainnya.

Iklan ini bisa dipajang saat resource-nya terbuka untuk pengunjung, lalu ngeklik tombol on notifikasinya. Anda juga dapat menambahkan tawaran diskon jika mereka berlangganan newsletter Anda.

2. Email Subscription

Minta pengunjung untuk mengisi datanya, dan berlangganan pada buletin email. Pastikan selalu bahwa email yang Anda kirim ke pengunjung sangat berarti dan menarik perhatian pengguna.

3. Registrasi Website

Iklan pop up adalah iklan yang juga akan membantu pengunung membuat akun pribadi, agar manajemen pembelian bisa lebih mudah.

4. Subscription untuk Social Media

Iklan pop up untuk social media akan menargetkan pengguna untuk mengunjungi social media persahaan. Melalui social media, dapat meningkatkan engagement antara pengguna dengan brand.

Baca juga: Content Delivery Network (CDN) Apa Fungsi dari CDN

5. Informasi Diskon dan Promosi

Informasi mengenai diskon dan promosi sangat bekerja efektif pada iklan pop up. Jika Anda memiliki campaign dan aktivitas marketing lainnya, maka pastikan dipasang pada iklan pop up.

Informasi untuk meminta audiens mengisi formulir dapat ditampilkan pada saat audiens baru masuk ke website Anda. Strategi ini bisa cukup efektif untuk mendorong pengguna melakukan pembelian pertamanya.

6. Dapatkan Feedback

Iklan pop up juga berguna untuk meminta customer memberikan feedback, dan membangun loyalty customer. Dalam pertukarannya, berikan pengguna bonus saat memberikan feedback positif.

7. Meminta Callback

Iklan pop up akan menyediakan komunikasi antara customer dengan manager penjualan. Gunakan kesempatan ini untuk menghubungi kembali pengguna dapat beberapa menit atau atur waktu yang nyaman.

Anda bisa meminta pengunjung untuk memilih tangga dan waktu untuk dapat dihubungi kembali.

8. Mengumpulkan Survey

Dengan bantuan iklan pop up, Anda juga dapat mengumpulkan pertanyaan yang relevan dari pengguna. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat Anda gunakan untuk membuat konten.

Dengan mengetahui masalah apa yang dialami oleh audiens, maka Anda dapat membuat konten yang lebih relevan.

Pertanyaan dari pengunjung juga akan membantu Anda menerapkan pendekatan lebih personal.

9. Mengisi Formulir

Iklan pop up juga akan membantu manager penjualan mengumpulkan kontak dari pengunjung halaman.

Kontak tersebut dapat digunakan untuk memahami kebutuhan dan preferensi klien potensial dengan menjelaskan secara detail pesanan.

Tujuan utama pengisian formulir ini adalah untuk menciptakan prospek yang menarik

10. Customer Retention

Saat halaman sudah ditutup, formulir ini dapat mengembalikan pengunjung ke website dengan checklist gratis, manual, kote promo untuk produk katalog, atau hadiah lain yang menyenangkan bagi pengguna.

Pengguna harus memasukkan alamat email untuk menerima bonus, jadi gunakan formulir ini untuk generate prospek.

Bagaimana Cara Membuat Pop up?

Apakah Anda sudah tahu cara membuat pop up? Sebenarnya membuat pop up tergantung dari platform yang Anda gunakan, karena setiap platform pasti memiliki sistem pop up berbeda.

Berikut ini kami berikan pembahasan mengenai cara membuat pop up notifikasi dari Instagram dan WordPress.

1. Cara Membuat Pop up di Instagram

Membuat Pop Up di Instagram artinya memberikan izin pada salah satu platform Meta ini untuk mengirimkan pemberitahuan kepada penggunanya. Untuk mengaktifkan Pop Up ini ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi Instagram dan lakukan Login akun.
  • Tap menu Profile.
  • Selanjutnya, pilih opsi Pengaturan Lainnya yang ditandai dengan ikon hamburger (garis tiga).
  • Pilih menu Notifications.
  • Lalu, kamu dapat menyesuaikan jenis notifikasi yang diinginkan dan menekan tombol ON untuk mengaktifkannya.

2. Cara Membuat Iklan Pop up di WordPress

Jika Anda adalah pengguna WordPress, maka Anda bisa memanfaatkan fitur iklan pop up di WordPress, khususnya saat ini membuat promosi.

Iklan pop up pada WordPress dibutuhkan plugin untuk membuatnya. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti.

  • Masuk ke Dashboard WordPress.
  • Klik menu Plugins, lalu lanjutkan dengan menekan opsi Add New.
  • Cari dan install plugin CM Popup.
  • Setelah terpasang, buka menu CM Pop-up banners for WordPress yang tersedia pada tampilan sidebar.
  • Berikutnya, pilih Add New Campaigns untuk mengisi konten iklan seperti gambar Pop Up dan tulisannya yang ingin ditampilkan.
  • Jika sudah, atur konfigurasi Pop Up dan tekan tombol Publish untuk mengaktifkannya.

Penutup

Jika Anda sedang mencari jasa pembuatan website sekaligus agensi pemasaran online di Jogja, mungkin Anda bisa jadikan Matob sebagai partner andalan Anda!

Jasa yang disediakan termasuk pembuatan website, optimasi website, dan penulisan konten-konten SEO. Untuk memulainya kamu bisa melakukan konsultasi gratis 1 hari terlebih dahulu.

Desain web yang dihasilkan agency ini menerapkan desain modern, dengan navigasi website yang mudah bagi user. Serta hosting yang aman dan cepat.